Atique’s Weblog

November 23, 2007

Naik Pit Lewat Bruk

Filed under: just my thought — Tags: , , , — Atique @ 2:54 pm

ati-ati kalo naik pit, dimana strat banyak otto, biar lebih deket lewat bruk aja

Anda mungkin akan bingung kalau denger kalimat ini, karena kata-katanya tidak lazim. tapi di kota kami -pekalongan- masih sering mendengar istilah-istilah kuno seperti itu, terutama orang-orang yang telah berusia lanjut.

Perlu anda tahu, pit disini artinya sepeda, strat berarti jalan, otto maknanya mobil, dan bruk, maksudnya jembatan.

Semua kata-kata itu adopsi dari bahasa Belanda, yang telah disesuaikan dengan pengucapan bahasa indonesia, sebenarnya bahasa Belanda yang asli adalah:

Pit     =  fiets    = sepeda
Bruk =  brug    = jembatan
otto   =  auto    = mobil
strat  =  straat = jalan

masih ada lagi beberapa kata yang terkadang masih dipakai misalnya

leker        = lekker           = enak
sepur       = spoor             = kereta api
brangwir = brandwagen = pemadam kebakaran
huk           = hoek              = sudut/simpang
om             = oom              = paman
tante         = tante             = bibi

Mungkin sebenarnya masih banyak lagi kata-kata serapan bahasa Belanda yang masih dipakai oleh nnek/kakek kita hingga sekarang. Kedengarannya memang lucu, tetapi inilah pengaruh dari penjajahan Belanda yang mulai hilang seiring proses perjalanan waktu. Mungkin Anda punya koleksi bahasa seperti ini juga??

November 20, 2007

Budaya Jepang

Filed under: just my thought — Tags: , , , — Atique @ 9:58 am

I have dreamed of a unified Japan of a country, strong, independent, and modern. And now we have railoads, cannon,and western clothing
But we cannot forget who we are or where we come from.

Kalimat itu meluncur dari seorang Kaisar muda Jepang yang bernama Meiji pada tahun 1788
Pada jaman itu Kaisar Meiji tergila-gila pada budaya barat yang modern, dan Kaisar Meiji melakukan reformasi besar-besaran yang lebih dikenal dengan istilah ‘Restorasi Meiji’.
Negara Jepang yang sebelumnya sangat tertutup terhadap kehadiran orang asing dan budayanya,menjadi negara yang banyak mengambil pendidikan dari negara-negara barat. Kaisar Meiji mengirim para pemuda untuk menimba ilmu di Eropa. Bidang tekologi dari Jerman, arsitektur dari Belanda, dan militer dari Amerika.
Tetapi ada sau hal yang menarik dalam restorasi Meiji ini, meskipun membuka pintu untuk pihak asing, Jepang tidak pernah kehilangan identitasnya, tradisi di negara ini tidak pernah luntur.
Sepertinya fenomena inilah yang perlu dibudayakan di Indonesia agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju.

Blog at WordPress.com.